YGO OCG G3 League Season 1 Winner: Pure Zefra, Tafdlila Syahrifan Mihar

by Kevin Yohanes
Last Update: 16 October 2017 13:15:12
Share Share

YGO OCG G3 League adalah sebuah kompetisi YGO yang diadakan 4 kali dalam setahun mengikuti periode banned list. Satu season terdiri dari 8-10 qualifier (tergantung hari libur juga).Pada kompetisi ini, duelist akan mengumpulkan point selama babak qualifier, kemudian 8 duelist dengan point tertinggi akan melaju ke babak Final League. Final league season 1 yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 14 Oktober 2017 dengan sistem single elimination dimenangkan oleh Tafdlila Syahrifan Mihar dengan deck Pure Zefra. Berikut adalah decklist yang digunakan oleh Tafdlil.


Tafdlil memilih menggunakan Pure Zefra dibanding variant Zefra lainnya karena sisi control yang dimiliki oleh Pure Zefra. Kombo Zefraath memudahkan Tafdlil untuk mengakses Zefraniu, Secret Of The Yang Zing yang dapat mentutor trap card control seperti Zefra Divine Strike dan Nine Pillars of Yang Zing. Selain itu “Zefra War juga menjadi kartu yang dapat mengganggu play lawan dan memberikan advantage di saat yang sama dengan menghancurkan kartu seperti Zefraniu, Secret Of The Yang Zing. Terlebih lagi, jika Tafdlil memiliki 2 kartu "Zefra" di Pendulum Zone, Zefra War dapat diaktifka dari tangan! Ini memberikan deck ini control play yang sangat stabil dan resource recovery yang konsisten.

Pure Zefra juga memiliki akses untuk mencari hand trap pada 1st turnnya. Stardust Charge Warrior+ Oracle of Zefra combo membuat Tafdlil dapat mengambil hand trap apa yang dia butuhkan ke tangannya untuk mengganggu play lawannya.

Di Final League ini Tafdlil berhadapan dengan Anti-Meta (OO), Kozmo (OXO), dan Burning Abyss (OXO). Match up Anti Meta dilalui dengan mudah berkat control yang dimiliki Pure Zefra ini. Untuk Kozmo dan Burning Abyss match up, Metaphys Horus menjadi MVPnya. Pure Zefra dapat memanggil Metaphys Horus dengan effect pendulum monster dan effect monster sekaligus membuat Tafdlil dapat me-negate face up card (Kozmotown” misalnya) selama permainan dan juga mengambil alih kontrol 1 monster lawan. Mengambil monster lawan ini adalah non-target effect sehingga Tafdlil dapat melewati restriksi seperti Kozmo Dark Destroyer ataupun Beatrice, Lady of the Eternal.

MVP card lainnya adalah Storming Mirror Force. Kartu ini adalah non target-monster removal  yang bisa menghilangkan threat-threat yang ditakutkan Tafdlil seperti Fossil Dyna Pachycepalo, "Thunder King Rai-oh", dll. Untuk kartu monster problematic lainnya, Tafdlil memasukkan Lava Golem di side decknya. Lava Golem bersinergi dengan Zefra, karena Zefra dapat melakukan pendulum summon saja untuk memulai kombonya.


Akan sangat menarik untuk melihat potensi deck ini di YIC 2017. Mungkin aja lawannya mengaktifkan "Set Rotation" dan memberi Oracle of Zefra kepada Tafdlil. Who knows?! XD

Selamat kepada Tafdlil dan Pure Zefranya. Hope to see you at YIC 2017!

Salam PMB!